Inilah Penyebab Ponsel Berpotensi Meledak

Posted by Supiadi Yadi on 17 March 2018

Best Adsense Alternative

Setiap perangkat elektronik memiliki komponen kecil yang sensitif. Semakin kecil komponen tersebut, menjadikannya lebih sensitif terhadap sesuatu, misalnya panas. Suhu yang tak normal akan melumerkan isolasi plastik, bahkan beberapa logam yang halus.

Dilansir dari Android Central, kini seringkali terdengar kasus yang melibatkan elektronik, contohnya ponsel meledak. Biasanya elektrolit di dalam baterai lithium ion sangatlah tidak stabil, sehingga meyebabkan ia bereaksi kasar terhadap logam lainnya.

Di dalam selubung baterai yang disegel, tekanan yang dihasilkan dapat membentuk sampai casing-nya pecah. Berikut ini ada beberapa penyebab baterai lithium panas hingga meledak dan mengalami kerusakan fisik.

1. Overheating dan overcharging
Ini adalah salah satu alasan yang paling umum penyebab rusaknya baterai. Ada sesuatu yang tidak beres saat pengisian daya baterai sehingga daya terus memasukan reaksi kimia dan menjadi terlalu panas.

Hal ini menyebabkan baterai menghasilkan panas sendiri yang membuat area lain dalam elektrolit terlalu panas dan pastinya menyebabkan lebih banyak titik panas di dalam baterai. Panas akan mengembangkan elektrolis dan menghasilkan uap, membangun tekanan sampai casing baterai membelah.

2. Kerusakan Mekanis
Baterai lithium di desain ringan, memberikan tenaga yang tinggi dan mudah dipasang, artinya cangkang luar dan penghalang yang memisahkan elektroda sangat tipis dan ringan. Dengan begitu sebagian besar berat berasal dari bagian yang akan meghidupkan ponsel.

Partisi dan case yang tipis akan mempermudah kerusakan, jika struktur baterai rusak dengan cara yang membuat elektroda tersentuh, maka akan terjadi korsleting. Pelepasan listrik yang instan akan menciptakan tekanan sehingga memecahkan baterai, panas akan sangat mudah membakar dan menghasilkan percikan api.

Logam lain yang bersentuhan dengan elektrolit juga dapat menghasilkan percikan yang menyebabkan kerusakan hingga meledak. Logam yang tipis mudah pecah, jadi sedikit tekanan saja akan menciptakan lubang dan mendorong cairan panas yang mudah terbakar

3. Menggunakan Smartphone saat Sedang Di-charge
Para ahli dan produsen, keduanya sangat sering menyarankan untuk tidak menggunakan ponsel saat sedang diisi daya. Pengisian daya akan menghasilkan banyak panas, dan kombinasi dari panas akibat pengisian daya dengan panas akibat pemakaian akan membahayakan penggunanya. Tak heran jika banyak kasus ponsel meledak saat dipakai dalam keadaan di-charge.

4. Pakai Charger yang Tidak Original
Menggunakan charger ternyata sangat sensitif. Seseorang mungkin mengisi baterai ponselnya dengan charger yang tidak original dan mengisinya di dalam mobil. Pergeseran colokan akibat goncangan mobil yang terus menerus dapat menyebabkan arus listrik mengalir dengan tidak stabil bahkan dikhawatirkan membuat perangkat alami korsleting.
Sumber : https://techno.okezone.com

Previous
« Prev Post

Related Posts

March 17, 2018

0 komentar:

Popular Posts